
Surabaya, Juni 2025 — Telkom University Surabaya kembali menegaskan komitmennya dalam mendorong transformasi digital dan keberlanjutan sektor UMKM melalui program Pengabdian kepada Masyarakat (Pengmas) bertajuk “Pemanfaatan Kendaraan Listrik untuk Operasional CV Alfa Surya.”
Inisiatif ini menghadirkan solusi nyata bagi pelaku usaha kecil menengah melalui hibah motor listrik ramah lingkungan yang digunakan untuk kegiatan distribusi barang.
Program tersebut diprakarsai oleh tiga dosen Telkom University Surabaya: Dr. Anifatul Faricha, S.T., M.Sc. (Ketua Pelaksana), Rifki Dwi, S.T., M.T. (Pembina Riset Kendaraan Listrik), dan Anita Hakim Nasution, S.T., M.T. (Koordinator UMKM Jatim Naik Kelas), dengan dukungan mahasiswa dari tim Research Electric Vehicle (REV).
Menurut Dr. Anifatul, inisiatif ini menjadi bukti nyata bahwa peran perguruan tinggi tidak hanya berhenti pada ranah akademik, tetapi juga berdampak langsung pada kemajuan masyarakat.
CV Alfa Surya, sebuah UMKM penyedia kebutuhan rumah tangga untuk pasar B2B, sebelumnya menghadapi kendala dalam distribusi karena keterbatasan armada dan tingginya biaya bahan bakar. Melalui kolaborasi ini, Telkom University Surabaya memperkenalkan motor listrik beremisi nol yang efisien, ekonomis dalam perawatan, dan mampu menempuh jarak jauh dalam sekali pengisian daya.
Manfaat nyata dari penggunaan kendaraan listrik ini meliputi:
- Efisiensi biaya operasional dan distribusi barang
- Kemampuan menjangkau wilayah padat penduduk
- Pengurangan emisi karbon secara signifikan
- Peningkatan produktivitas tenaga kerja lapangan
Selain hibah kendaraan, program ini juga mencakup pelatihan teknis, edukasi perawatan motor listrik, serta penyuluhan tentang strategi distribusi hijau yang efisien. Mahasiswa Telkom University turut berperan aktif dalam memberikan pendampingan teknologi dan sosialisasi pentingnya transisi menuju ekonomi rendah karbon bagi pelaku UMKM.
Pemilik CV Alfa Surya menyampaikan apresiasinya atas kolaborasi ini. “Motor listrik ini sangat membantu. Biaya operasional berkurang, distribusi lebih cepat, dan yang paling penting, ramah lingkungan,” ujarnya, sembari berharap program serupa dapat diperluas untuk menjangkau lebih banyak pelaku UMKM di seluruh Indonesia.
Program Pengmas ini juga mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya:
- SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi
- SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur
- SDG 11: Kota dan Komunitas yang Berkelanjutan
- SDG 13: Penanganan Perubahan Iklim
Melalui pendekatan berbasis teknologi dan keberlanjutan, Telkom University Surabaya terus memperkuat perannya sebagai jembatan antara riset kampus dan kebutuhan masyarakat, menghadirkan inovasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berkelanjutan.
